Sabtu, 17 Agustus 2013

Tujuh Belas Agustusan !

Dulu zaman bahula ada lomba, 
Mbien mangan krupuk dadi juara,
Dapurane kere hadiahe yahut,
Suroboyo iki tambah panas tapi ? 
pitulasan kalah rame karo tahun baru !



Yak apa rek ? memang begitulan kondisi tujuh belas aguatusan tahun ini. Tidak seramai perayaan hari hedon dimana-mana. Saya sedikit bingung apakah sekarang bangsa ini sudah melupakan jasane para pejuang ? sebuah pertanyaan yang harus direnungkan pada jiwa kita. Saya sangat bingung ketika melihat kondisi surabaya dewasa ini, kota yang dielukan kota pahlawan sekarang minim akan rasa nasionalisme. Saya juga sedikit bingung mengapa perayaan tujuh belasan disini tak seramai tahun baru, sangat berbeda 180 derajat. Bahkan di komplek saya ngekos tidak ada umbul-umbul ataupun bendera merah putih disana. Kurang lebih sepi rek koyok biasane !
Saya kangen dengan lomba-lomba di kampung. Meski hadiahnya tak seberapa tapi cukup untuk menggagas persatuan bangsa kita ini. Cukup simpel tapi mengingatkan apa yang disebut perjuangan. Ada beberapa pelajaran yang saya dapat dari perjuangan lomba itu :

Pertama, kalo kamu menang lomba makan krupuk berarti kamu menang akan penjajahan amarah
Kedua, kalo menang panjat pinang kamu berarti seudah bersatu dengan kompak, bersedia berjuang untuk kotor-kotoran
Ketiga, Kalau kamu menang lomba kelereng berarti kamu telah berani maju dengan segala tantangan

Berbicara tentang perjuangan, Saya sempat berfikir apa guna tugu pahlawan di surabaya, mengapa dibangun dan apa fungsinya ?
saya sedikit kecewa bahwa tugu yang melambangkan kegagahan itu, tidaklah dilihat dan tak dihayati. Anehnya euforia kepahlawan yang dilambangkan pada tugu itu sekarang tak dijiwai oleh pemuda surabaya. padahal dahulu kala perjuangan kemerdekaan di kota ini sangat mengerikan dan mencekam. tetapi setelah jalan-jalan tadi saya tidak melihat bagaimana ramainya hari kemerdekaan ini atau jangan-jangan saya memang tak menemukannya. saya bingung kenapa di kota ini tak seramai desa saya.

Saya jadi rindu oleh orang -orang yang berani menerobois sejarah memunculkan lagi euforia hari kemerdekaan bangsa ini semoga tak kalah dengan hari-hari yang lain apa lagi dengan Tahun Baru ! :) 

Sebuah nilai yang harusnya kita pegang dalam hari kemerdekaan ini adalah nilai keberanian untuk maju !

Keberanian Arek-arek Suroboyo ini bukan cuma ditunjukkan oleh warga yang telah mendapat latihan militer, tapi juga dilakukan oleh banyak warga biasa. Mereka saat itu seakan tak gentar melawan pasukan Sekutu, yang jelas memiliki persenjataan lebih baik.

Viva La Liberty - egalite - fraternity !! 

1 komentar:

  1. Gawe kegiatan lah mi.
    Tulisan hanya punya peran dan manfaat lek kamu udah lakukan dulu.

    BalasHapus