Sabtu, 17 Agustus 2013

Merdeka ! Oh Pancasila


Enam puluh delapan tahun kita merdeka, sudah saatnya kita disendiko dhawuhi bangsa-bangsa yang lebih muda. Ibarat kehidupan bangsa Indonesia sudah bau tanah yang artinya sudah molak-malik di medan garam. Intinya kalau dikerjakan dengan sekuat tenaga bangsa indonesia sekarang sudah memetik hasil dari awang-awang para sesepuh bangsa.

Pancasila iku merupakan sebuah cita-cita bangsa ini yang telah diteguhkan oleh bangsa ini yang mengawali akan arti merdeka

Ada sedikit renungan petikan kalimat diatas, dibutuhkan 5 langkah untuk menyempurnakan cita-cita negara yang termanifestasi dalam tulisan ala kadar ini. Pertama, mengkaji peneguhan Ketuhanan Yang Maha Esa yang merupakan suatu gambaran bahwa bangsa ini sangat menjunjung keimanan dalam berjuang mempertahankan negara. Mengapa kok harus beriman ? Selain bentuk transfer batin kita kepada Yang Maha, ada yang jauh lebih penting yaitu bagaimana kita tidak kehilangan budaya timuryang penuh religiusitas dalam membangun bangsa. Sedikit gambaran jika bangsa ini sudah tidak lagi memegang prinsip pertama ini sudah dipastikan bangsa ini akan kehilangan moral value nya, la trus opo pengen sak karepe dewe ?

Kedua , memanuasiakan manusia. sebagaimana yang tertuang dalam sila kedua pancasila bahwasanya kemerdekaan adalah memiliki substansi dasar tentang sifat kemanusiaan yang adil dan beradab. Menurut saya adil disini berarti bersikap proposional terhadap setiap manusia dan beradab berarti memiliki nilai dasar kita sebagai seorang timur. Jadi pada intinya memanusiakan manusia adalah suatu nilai yang harus kita pegang untuk menghapus segala bentuk imperialismu akut bangsa kita. Viva La Egalite !

Ketiga, Mempersatukan bangsa ini dengan menunmbuhkan semangat patriotisme dan nasionalisme kita sebagai kader bangsa indonesia. Dengan ini, nasionalisme tidak dijadikan sebagai alat untuk berperang terhadap bangsa lain, tetapi dijadikan sebagai alat pemersatu yang akan di kopyok menjadi adonan lengkap kemerdekaan. Yang berarti dalam kehidupan kita harus menerapkan kebhinekaan kita.

Keempat, Menjadi manusia yang demokratis sesuai lokal wisdom kita. Intine legowo lan ngayomi konco-konco. Musyawarahne segala permasalahan  yang ada di Indonesia bukan sak sakerepe dewe egoistis. Sedikit menyinggung tentang musyawarah bahwasanya sistim ini merupakan sistem paling demokratis dimana kita diajarkan untuk legowo vertikal dan horisontal, sehingga sebagai pengampu bangsa kita tetap berguna bagi kehidupan bangsa. Gak Koyok Saiki Yok Opo Menurutmu ? Guna Gak Kon Iku ? Bingung Tho ! dengan ini secara tidak langsung kita ditanamkan suatu nilai merdeka dalam berpendapat !

Kelima, Keadilan Sosial. Bisa diartikan suatu bentuk penyamarataan hak masing-masing individu sehingga tidak ada perbedaan kelas diantara kita. Keadilan sosial bisa kita maknai sebagai gerakan anti imperialisme yang membuat kita menjadi budak bangsa asing. Maka dari itu kita harus mentransferkan segala bentuk gerakan ini pada gerakan selanjutnya melihat kondisi masyarakat indonesia yang semakin terbaratkan dengan memunculkan kelas-kelas baru yang mengusik kaum proletariat.

Itulah sedikit pemahaman saya tentang pancasilaku yang elok, yang merupakan lambang dari kemerdekaan ini. Wal akhir sedikit pemikiran tentang kemerdekaan ini semoga dapat berguna bagi kita untuk menapaki pembebasan penyiksaan abad 21 ini. Semoga dengan ini kemerdekaan kita semakin sempurna ! Merdeka

Untukmu Bangsaku, Aku mencintaimu, Kemerdekaan ini harus diperjuangkan ! semangat Pancasila



Tidak ada komentar:

Posting Komentar